BELAJAR
DARI TOKOH-TOKOH ALKITAB
Alkitab
adalah sebuah buku atau Kitab Suci berisi Firman Tuhan, berisi
perintah-perintah Tuhan, berisi larangan-larangan Tuhan, juga bersi n asihat
dan petunjuk=etunjuk Tuhan untuk dilakukan manusia yang percaya kepada-Nya.
Tuhan itu adalah firman itu sendiri, dapat kita baca dalam Yohanes 1 : 1 :
“Pada mulanya adalah Firman. Firman itu
bersama-sama dengan Allah dan Firman itu
adalah Allah.”
Alkitab
juga berisi ceritra tentang tokoh-tokoh Alkitab, baik di Perjanjian Lama, mapun
di Perjanian Baru.. Salah satu cara untuk mengerti tentang isi Alkitab, maka
kita perlu belajar dari kisah hidup para tokoh Alkitab. Bagauimana jatuh
bangunnya mereka saat mengikuti Tuhan, pengenlan mereka akan Tuhan dan bagiman
Tuhan merubah hidup mereka.
1.
ADAM
DAN HAWA.
Dalam
kesaksian Alkitab (Perjanjian Lama) menyebuttkan
bahwa manusia pertama Adam diciptakan Tuhan dari debu tanah (Kej.2:7), lalu
Tuhan membentuk manusia lainnya seorang perempuan dari tulang rusuk Adam (Kej.
2 : 21-22) . Kedua manusia ini adalah manusia yang hadir di dunia tanpa orang
tua. Hidup mereka yang ditempatkan Tuhan di Taman Eden sungguh bahagia, tidak
ada rasa malu, tidak ada ketakutan.
Berawal
dari godaan, tergoda dan diikuti dengan ketidaktaatan terhadap perintah Tuhan
akhir berujung kepada pengusiran manusia dari Taman Eden, Di luar taman manusia
harus hidup susah. Untuk makan mereka harus berusaha dengan susah payah. Mempunyai anakpun juga harus dengan
susah payah. Tidak ada kemudahan
2.
NUH
Disebutkan
bahwa Nuh adalah orang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang
seamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah (kej. 6 : 9). Nuh adalah
keturunan ke 10 dari garis keturunan Adam (baca Kej 5 : 1 – 29). Nuh lahir
setelah rentang waktu 1.056 tahun dari sejak Adam melahirkan Set sebagai
pengganti Habil. Nuh juga berarti anak penghiburan (Kej. 5 : 29). Ditengah
manusia-manusia yang hidup bergelimang dosa di zaman Nuh. Tuha bermaksud
menghukum manusia-manusia. Menghapus manusia-manusia dari muka bumi, tetapi
Tuhan tetap mengasihi manusia ciptaan-Nya sehingga Tuhan memilih Nuh sebagai
penerus keturunan manusia. Olehnya Tuhan memberi tugas kepada Nuh untuk membuat
sebuah bahtera sebagai kapal untuk menyelamatkan keturunan manusia melalui
keluarga Nuh oleh dahsyatnya murka Tuhan
karena
dosa. Nuh harus bekerja siang malam untuk mewujudkan sebuah bather seperti yang
Tuhan perintahkan. Nuh tidak memmbantah tetapi taat pada perintah Tuhan.
3.
ABRAM
(ABRAHAM)
Abram
atau Abraham adalah keturunan ke 20 dari garis keturunan Adam dan Hawa dalam
rentang waktu 1946 tahun dihitung dari kelahiran Set anak Adam. Serta lahir
dari garis keturunan Sem anak Nuh (retang waktu 890 tahun). Abram (Abraham) berayahkan Terah. Terah berasal dari Negeri
Urkasdim. Terah membawa Abram anaknya dan Sarai menantunya serta Lot cucunya
anak Haran pergi dari Urkasdim ke Tanah Kanaan dan tinggal di Haran. Di Haran
inilah Tuhan memanggil Abram (Abraham) (Kej. 11: 31).
Abram
disuruh Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan. Abram taat
pada perintah Tuhan. Pergi meninggalkan ayahnya Terah.