Woensdag 25 April 2018

BELAJAR DARI TOKOH-TOKOH ALKITAB


BELAJAR DARI TOKOH-TOKOH  ALKITAB

Alkitab adalah sebuah buku atau Kitab Suci berisi Firman Tuhan, berisi perintah-perintah Tuhan, berisi larangan-larangan Tuhan, juga bersi n asihat dan petunjuk=etunjuk Tuhan untuk dilakukan manusia yang percaya kepada-Nya. Tuhan itu adalah firman itu sendiri, dapat kita baca dalam Yohanes 1 : 1 : “Pada mulanya adalah Firman.  Firman itu bersama-sama dengan Allah  dan Firman itu adalah Allah.”
Alkitab juga berisi ceritra tentang tokoh-tokoh Alkitab, baik di Perjanjian Lama, mapun di Perjanian Baru.. Salah satu cara untuk mengerti tentang isi Alkitab, maka kita perlu belajar dari kisah hidup para tokoh Alkitab. Bagauimana jatuh bangunnya mereka saat mengikuti Tuhan, pengenlan mereka akan Tuhan dan bagiman Tuhan merubah hidup mereka.

1.      ADAM DAN HAWA.
Dalam kesaksian Alkitab (Perjanjian Lama)  menyebuttkan bahwa manusia pertama Adam diciptakan Tuhan dari debu tanah (Kej.2:7), lalu Tuhan membentuk manusia lainnya seorang perempuan dari tulang rusuk Adam (Kej. 2 : 21-22) . Kedua manusia ini adalah manusia yang hadir di dunia tanpa orang tua. Hidup mereka yang ditempatkan Tuhan di Taman Eden sungguh bahagia, tidak ada rasa malu, tidak ada ketakutan.
Berawal dari godaan, tergoda dan diikuti dengan ketidaktaatan terhadap perintah Tuhan akhir berujung kepada pengusiran manusia dari Taman Eden, Di luar taman manusia harus hidup susah. Untuk makan mereka harus berusaha dengan susah  payah. Mempunyai anakpun juga harus dengan susah payah. Tidak ada kemudahan
2.      NUH
Disebutkan bahwa Nuh adalah orang yang benar dan tidak bercela diantara orang-orang seamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah (kej. 6 : 9). Nuh adalah keturunan ke 10 dari garis keturunan Adam (baca Kej 5 : 1 – 29). Nuh lahir setelah rentang waktu 1.056 tahun dari sejak Adam melahirkan Set sebagai pengganti Habil. Nuh juga berarti anak penghiburan (Kej. 5 : 29). Ditengah manusia-manusia yang hidup bergelimang dosa di zaman Nuh. Tuha bermaksud menghukum manusia-manusia. Menghapus manusia-manusia dari muka bumi, tetapi Tuhan tetap mengasihi manusia ciptaan-Nya sehingga Tuhan memilih Nuh sebagai penerus keturunan manusia. Olehnya Tuhan memberi tugas kepada Nuh untuk membuat sebuah bahtera sebagai kapal untuk menyelamatkan keturunan manusia melalui keluarga Nuh oleh dahsyatnya murka Tuhan
karena dosa. Nuh harus bekerja siang malam untuk mewujudkan sebuah bather seperti yang Tuhan perintahkan. Nuh tidak memmbantah tetapi taat pada perintah Tuhan.
3.      ABRAM (ABRAHAM)
Abram atau Abraham adalah keturunan ke 20 dari garis keturunan Adam dan Hawa dalam rentang waktu 1946 tahun dihitung dari kelahiran Set anak Adam. Serta lahir dari garis keturunan Sem anak Nuh (retang waktu 890 tahun). Abram (Abraham)  berayahkan Terah. Terah berasal dari Negeri Urkasdim. Terah membawa Abram anaknya dan Sarai menantunya serta Lot cucunya anak Haran pergi dari Urkasdim ke Tanah Kanaan dan tinggal di Haran. Di Haran inilah Tuhan memanggil Abram (Abraham) (Kej. 11: 31).
Abram disuruh Tuhan untuk pergi ke suatu negeri yang akan ditunjukkan Tuhan. Abram taat pada perintah Tuhan. Pergi meninggalkan ayahnya Terah.